Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon
Tampilkan postingan dengan label SENIBUDAYA XI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SENIBUDAYA XI. Tampilkan semua postingan

Cara Membuat Maket Biaya Murah

Cara Membuat Maket Biaya Murah (seni budaya XI)

Cara Membuat Maket Biaya Murah

Membuat maket bangunan harus memiliki seni dan kreatifitas yang sangat tinggi. Saat ini banyak sekali developer property yang membutuhkan maket untuk menampilkan desain dan rancangan bangunan yang berguna sebagai presentasi dalam menjual rumah atau pun asset property lainnya kepada konsumen.




maket bangunan


Rancangan 3 dimensi ini banyak digunakan baik itu membuat rumah, gedung, jembatan dan lanskape lainnya.


Pada dasarnya ada beberapa bahan yang bisa kita gunakan untuk membuat maket bangunan miniature ini:


- Untuk alas maket atau bahan dasar biasanya menggunakan: matras, tripleks, karton, styrofoam dan chip board. Dengan menggunakan bahan di atas anda bisa membuat berbagai macam efek seperti, efek rumput dengan bahan serbuk gergaji yang dsemprot dengan cat hijau. membuat danau atau kolam dengan keras berwarna biru yang dilapisi plastik.


- Untuk bahan bangunan rumah, bisa dengan karton, plastik, corrugated paper, triplek, kayu balsa dan lain-lain.


- Untuk tambahan lainnya, seperti pohon, pagar bisa dengan kreasi sendiri. Bahan tusuk gigi, korek api, jarum pentul, serbuk gergaji. cat dan busa, serta plastik.


Yang terpenting adalah kreatifitas Anda untuk membuat maket bangunan dengan denah dan lansekap yang tepat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

cara membuat kaligrafi kuningan

cara membuat kaligrafi kuningan (seni budaya XI)

MEMBUAT KALIGRAFI KUNINGAN



Cara membuat kaligrafi kuningan di al-wildancraftshop adalah sebagai berikut :
  • Tahap pertama dalam membuat kaligrafi kuningan adalah pemilihan bahan, Sebelum membuat kaligrafi kuningan , biasanya kami memilih bahan kuningan yang campuran timahnya paling rendah sehingga mudah untuk di gores.
  • Tahap yang kedua dalam membuat kaligrafi kuningan adalah pembuatan desain, membuat kaligrafi kuningan didesain dengan menggunakan coreldraw atau dengan cara manual (langsung dengan alat tulis)
  • Tahap yang ketiga dalam membuat kaligrafi kuningan adalah menduplikatkan desain, setelah desain jadi kita duplikatkan keukuran yang kita inginkan.
Setelah proses penduplikatan selesai dan kita mendapatkan hasil yang kita inginkan barulah kita melangkah ke proses selanjutnya yaitu yang di sebut penggoresan.
  • Tahap yang keempat dalam membuat kaligrafi kuningan adalah penggoresan, sebelum kita mulai menggores plat kuningan yang akan kita buat kaligrafi kita siapkan terlebih dahulu alat-alat yang akan digunakan untuk menggores yaitu pena atau pensil, lankah selanjutnya kita letakkan plat kuningan diatas meja, tapi jangan lupa untuk meletakkan spon atau karet lembaran di atas meja supaya plat mudah digores dan tidak rusak. Setelah siap letakkan duplikat desain yang telah kita buat tadi diatas plat kuningan. Proses selanjutnya mulailah menggoreskan pena atau pensil mengikuti desain yang telah kita buat tadi. Setelah selesai untuk menambahkan kesan timbul pada tulisan kita buat garis pada plat bagian belakang sesuai kreasi kita. Setelah semua selesai melangkah ke tahap selanjutnya yaitu proses yang disebut nitiki (membuat titik) ini dimaksudkan supaya tulisan lebih mendapat kesan timbul.
  • Tahap yang kelima dalam membuat kaligrafi kuningan adalah nitiki sebelum kita mulai nitiki kita tempelkan dahulu plat kuningan yang telah kita gores tadi keatas media kayu (triplex) dengan menggunakan lem, setelah itu mulailah proses membuat titik satu persatu sampai semua bagian kosong terisi kecuali goresan yang telah kita buat.Setelah semua selesai tahap selanjutnya yaitu finishing
  • Tahap yang keenam membuat kaligrafi kuningan yaitu finishing untuk tahap awal finishing yaitu memberikan cairan pembersih pada plat yang telah kita buat tadi dan setelah itu memberikan cairan pengkilap pada plat kuningan. (ingat gunakan bahan yang lunak supaya media yang telah kita buat tadi tidak rusak)
Tahap terakhir dalam membuat kaligrafi kuningan adalah meletakkan pada figura
Demikianlah pelajaran kita hari ini semoga bermanfaat dan anda bisa membuat kaligrafi sendiri dari kuningan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

gambar proyeksi

gambar proyeksi (seni budaya XI)

GAMBAR PROYEKSI
Berikut ini akan dibicarakan tentang Gambar Proyeksi Ortogonal secara terinci. Gambar proyeksi ortogonal yang lazim digunakan ada dua cara yaitu cara Eropa dan cara Amerika. Pada cara Eropa mempergunakan tiga bidang proyeksi saling berpotongan tegak lurus satu sama yang lain, di mana benda yang diproyeksikan berada di antara ketiga bidang tersebut. Sedangkan cara Amerika mempergunakan enam bidang proyeksi yaitu benda dipandang dari enam sisi. Berikut yang dibahas hanya gambar proyeksi cara Eropa.
Perpotongan di antara tiga bidang proyeksi cara Eropa akan membentuk sebuah ruangan yang disebut dengan ruang nyata. Bidang-bidang proyeksi tersebut adalah :
  1. Bidang mendatar, disebut Bidang Proyeksi 1 (benda dilihat dari arah atas)
  2. Bidang tegak, disebut Bidang Proyeksi 2 (benda dilihat dari arah depan)
  3. Bidang samping, disebut Bidang Proyeksi 3 (benda dilihat dari arah samping)
Perhatikan gambar berikut ini!
Selanjutnya, dari gambar di atas dapat kita lihat bahwa perpotongan tiga bidang proyeksi tersebut membentuk tiga buah sumbu, masing-masing adalah :
  1. Sumbu o-x, sebagai perpotongan bidang P1 dan P2.
  2. Sumbu o-y, sebagai perpotongan bidang P1 dan P3.
  3. Sumbu o-z, sebagai perpotongan bidang P2 dan P3
Susunan bidang-bidang proyeksi seperti di atas yang membentuk ruang nyata disebut dengan bidang gambar proyeksi stereometri. Dalam gambar stereometri ini, di samping menampilkan gambar proyeksi 1, 2, dan 3 juga menampilkan gambar ruang objeknya. Dari bentuk gambar stereometri akan disederhanakan menjadi bentuk gambar proyeksinya saja.
Perhatikan bentuk gambar berikut.
Penjelasan gambar
Untuk mendapatkan bidang-bidang proyeksi yang datar, dilakukan langkah-langkah sebagai berikut :
  1. Sumbu o-x dan o-z dianggap sebagai engsel, sedangkan sumbu o-y dianggap dapat dibagi menjadi dua bilah.
  2. Bidang P1 diputar ke bawah hingga datar dengan bidang P2.
  3. Bidang P3 diputar ke samping hingga datar dengan P3 (perhatikan Gambar. B).
Setelah memahami bagaimana terbentuknya bidang-bidang proyeksi dan sumbu-sumbu proyeksi, sekarang kita mulai membuat gambar proyeksi itu sendiri. Kita akan mempelajarinya secara bertahap, dimulai dari proyeksi sebuah titik, kemudian garis, bidang, baru selanjutnya memproyeksikan suatu benda (benda geometris tiga dimensi).
A. Proyeksi Sebuah Titik
Untuk membuat gambar proyeksi dari sebuah titik, atau juga objek lainnya, sebaiknya dilakukan dua tahapan kerja, yang pertama membuat gambar stereometrinya dan kedua membuat gambar proyeksinya. Berikut ini perhatikan gambar proyeksi titik A yang terletak 2 cm di atas bidang P1, 1 cm di depan bidang P2 dan 3 cm di samping bidang P3.
Perhatikan bentuk gambar berikut.
Penjelasan gambar
1) Titik A1 adalah proyeksi titik A pada bidang P1 dengan koordinat (x,y) dengan nilai (3,1). Tarik garis proyeksi dari nilai x tegak lurus sumbu o-x dengan jarak nilai y dan sebaliknya.
2) Titik A2 adalah proyeksi titik A pada bidang P2 dengan koordinat (x,z) dengan nilai (3,2). Tarik garis proyeksi dari nilai x tegak lurus sumbu o-x dengan jarak nilai z dan sebaliknya.
3) Titik A3 adalah proyeksi titik A pada bidang P3 dengan koordinat (y,z) dengan nilai (1,2). Tarik garis proyeksi dari nilai y tegak lurus sumbu o-y dengan jarak nilai z dan sebaliknya.
4) Titik A pada gambar stereometri adalah benda yang sebenarnya dengan koordinat (x,y,z) dengan nilai (3,1,2). Titik A didapat dengan menarik garis proyeksi dari titik A1, A2 dan A3 tegak lurus dengan bidang-bidang proyeksinya.
Latihan Soal :
1. Diketahui titik B yang terletak pada koordinat (4,3,5). Cari dan buat gambar stereometri serta gambar proyeksinya!
2. Diketahui titik C dengan koordinat (4, 6, 0). Cari dan buat gambar stereometri serta gambar proyeksinya!
B. Gambar Proyeksi Sebuah Garis
Menggambar proyeksi sebuah garis dapat diartikan menggambar proyeksi dua buah titik. Namun dalam membuat gambar proyeksinya harus kita pandang sebagai sebuah garis yang utuh, hal itu menyebabkan terdapatnya beberapa kemungkinan hasil gambar proyeksi sebyah garis, antara lain :
  • Proyeksi dari sebuah garis lurus akan berupa garis lurus juga, tetapi bila garis tersebut tegak lurus dengan bidang proyeksinya maka hasil proyeksinya berupa sebuah titik.
  • Proyeksi dari sebuah garis yang sejajar dengan bidang priyeksinya maka hasil proyeksinya akan sama panjang dengan garis tersebut, dan bila sebuah garis yang tidak sejajar dan tidak tegak lurus dengan bidang proyeksinya maka hasil proyeksinya lebih pendek dari garis tersebut.
Perhatikan dan pelajari gambar-gambar berikut.
Latihan Soal :
1. Diketahui garis BC dengan koordinat titik B (1,2,3,). Garis BC panjangnya 5 cm dan sejajar dengan sumbu o-y Cari dan buat gambar stereometri serta gambar proyeksinya!
2. Diketahui garis CD dengan koordinat titik C (2,2,1). Garis CD = 6 cm yang semula sejajar dengan sumbu o-z, kemudian diputar kekanan hingga membentuk sudut 450 dengan sumbu o-x Cari dan buat gambar stereometri serta gambar proyeksinya!
C. Gambar Proyeksi Sebuah Bidang
Sebuah bidang dibentuk oleh tiga buah garis atau lebih. Oleh karena itu, untuk membuat gambar proyeksi sebuah bidang sama dengan memproyeksi beberapa buah garis. Kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada proyeksi garis dapat berlaku juga pada proyeksi bidang.
Perhatikan dan pelajari gambar berikut.
Penjelasan Gambar
  • Bidang ABCD gambar proyeksinya pada bidang P1 berupa sebuah garis yang sama panjang dengan sisi AB, sejajar sumbu o-x atau tegak lurus sumbu o-y.
  • Proyeksi bidang ABCD pada bidang P2 berupa bidang yang sama besar dengan bidang asalnya, bidang tersebut sejajar dengan bidang P2 dan tegak lurus dengan bidang P1 dan P3.
  • Proyeksi bidang ABCD pada bidang P3 berupa sebuah garis yang sama panjang dengan sisi BC, sejajar sumbu o-z dan tegak lurus sumbu o-y.
Penjelasan gambar
  • Gambar Proyeksi pada bidang P1, P2 dan P3 berupa bidang segitiga.
  • Ketiga segitiga pada masing-masing bidang proyeksi tidak ada yang ukuranya dengan segitiga asalnya yaitu segitiga EFG, ini disebabkan karena letak dari segitiga EFG tidak sejajar dan tidak tegak lurus dengan bidang-bidang proyeksinya.
Latihan Soal :
1. Diketahui bidang berbentuk ‘T’ dengan koordinat titik A (3,2,1,). Garis AB // dengan sumbu o-x dan garis BC // dengan sumbu o-z Cari dan buat gambar stereometri serta gambar proyeksinya!
2. Diketahui Bidang segi-empat ABCD dengan koordinat titik A (2,2,1). Garis AB = 6 cm // dengan sumbu o-y dan garis BC = 7 cm // sumbu o-z. Bidang ABCD semula sejajar dengan bidang P3, kemudian diputar ke kanan dengan garis AB sebagai sumbu putar hingga membentuk sudut 450 dengan bidang P1. Cari dan buat gambar stereometri serta gambar proyeksinya!
D. Gambar Proyeksi Sebuah Benda Tiga Dimensi
Memproyeksikan sebuah benda tiga dimensi seperti kubus, balok, limas dan sebagainya sama artinya memproyeksikan beberapa buah bidang. Kemungkinan gambar proyeksinya pada bidang P1,P2 dan P3 berupa sebuah bidang.
Perhatikan gambar berikut dan pelajarilah.
Ketentuan gambar proyeksi balok di atas adalah sebagai berikut.
Ditentukan proyeksi balok dengan kordinat titik A (1,1,1), Garis AB
panjangnya 5 cm sejajar dengan sumbu o-x dan tegak lurus sumbu o-y. Garis BC panjangnya 4 cm sejajar sumbu o-y dan tegak lurus sumbu o-x. Alas balok adalah bidang ABCD sejajar dengan bidang P1. Tinggi balok 2,5 cm.
Latihan Soal:
1. Diketahui bentuk bangun di bawah ini, dengan ketentuan sebagai berikut :
Titik A terletak pada koordinat (3,2,1), garis AB sejajar dengan sumbu o-x dan bidang alas bangun (bidang ABCD) sejajar dengan bidang P1. Buatlah gambar proyeksinya !
Ketentuan garis :
Garis tepi : 0,8mm tinta hitam
Garis sumbu : 0,6mm tinta hitam
Garis gambar proyeksi : 0,8 mm tinta hitam
Garis konstruksi : 0,1 mm tinta merah
2. Diketahui bentuk bangun di bawah ini, dengan ketentuan sebagai berikut :
Titik A terletak pada koordinat (2,2,1), garis AB sejajar dengan sumbu o-x dan bidang alas bangun (bidang ABCD) sejajar dengan bidang P1. Buatlah gambar proyeksinya dan diarsir rapi dengan pensil tipis!
Ketentuan garis :
Garis tepi : 0,8 mm tinta hitam
Garis sumbu : 0,6 mm tinta hitam
Garis gambar proyeksi : 0,8 mm tinta hitam
Garis konstruksi : 0,1 mm tinta merah
3. Diketahui bentuk bangun di bawah ini, dengan ketentuan sebagai berikut :
Titik A terletak pada koordinat (1,2,1), garis AB sejajar dengan sumbu o-x dan bidang alas bangun (bidang ABCD) sejajar dengan bidang P1. Buatlah gambar proyeksinya dan diarsir rapi dengan pensil tipis!
Ketentuan garis :
Garis tepi : 0,8 mm tinta hitam
Garis sumbu : 0,6 mm tinta hitam
Garis gambar proyeksi : 0,8 mm tinta hitam
Garis konstruksi : 0,1 mm tinta merah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS